Langsung ke konten utama

9 Fakta Kota Surabaya Yang Bikin Kamu Kagum

 Surabaya sah dikukuhkan sebagai kota paling macet di Indonesia tahun 2021. Predikat ini dicapai sesudah Surabaya geser Jakarta. Surabaya sebagai kota paling macet itu berdasar hasil pengkajian yang di-launching oleh INRIX yang bertema Global Trafik Scorecard 2021. Dalam riset itu, INRIX membahas volume jalan raya di 1000 kota di dunia. 



Lima kota besar di Indonesia masuk ke barisan kota termacet di dunia. Lima kota termacet di Indonesia yakni: Surabaya Jakarta Denpasar Malang Bogor Secara nasional, Surabaya dikukuhkan sebagai kota termacet. Sementara secara global, Surabaya tempati posisi ke 41 kota termacet di dunia.


Bukti-bukti Menarik Mengenai Surabaya


Jadi kota termacet menunjukkan jika Surabaya sebagai salah satunya kota repot di Indonesia atau di dunia. Jelas saja, sebagai ibu kora Propinsi Jawa Timur, Surabaya banyak memiliki bukti bagus yang membuat orang tertarik bertandang atau bahkan juga berada tinggal di situ. Berikut sejumlah 8 bukti Surabaya:


1. Kota Paling besar Ke-2 di Indonesia


Lama Surabaya memperoleh predikat sebagai kota paling besar ke-2 di Indonesia sesudah Jakarta. Kota Metropolitan di Jawa Timur dengan luas 274.06 km persegi ini jadi pusat aktivitas perdagangan dan industri. Beberapa kantor pusat beberapa perusahaan besar ada di Surabaya, seperti PT Sampoerna Tbk, Maspion, Wing's Grup, Unilever, sampai PT PAL. Surabaya mempunyai teritori industri sekala besar seperti pada Surabaya Industrial Eestate Rungkut (SIER) dan di Margomulyo. Keadaan itu membuat warga Surabaya sebagian besar bekerja di bagian jasa, industri, dan perdagangan. Simak juga: Riwayat Surabaya, Kota Pahlawan dengan Pertarungan Ikan Sura dan Buaya yang Menjadi legenda 2. Kota Pahlawan Surabaya dikenal juga sebagai kota perjuangan. Kejadian besar di periode lalu yang membidani kelahiran Indonesia terjadi di kota ini. Salah satunya kejadian besar itu disebutkan Pertarungan Surabaya yang terjadi pada 10 November 1945. Dengan bekal bambu lancip dan senjata seadanya, arek-arek Suroboyo tidak gentar hadapi tentara Sekutu dan Belanda yang berniat kuasai kembali pulau Jawa. Kejadian ini selanjutnya diperingati sebagai Hari Pahlawan. Dari kejadian ini juga Surabaya dipanggil sebagai Kota Pahlawan.


3. Bahasa Suroboyoan


Bukti menarik selanjutnya mengenai Surabaya ialah bahasa sehari-harinya warganya yang dikenali dengan aksen atau bahasa Suroboyoan. Walau ada di daerah Jawa Timur, tetapi bahasa Suroboyoan terlihat berlainan dibandingkan bahasa Jawa secara umum di wilayah lain. Di periode lalu, bahasa Suroboyoan dipandang seperti bahasa yang kasar dan tidak santun, yang jauh dari tata bahasa Jawa ala-ala Solo-Yogya yang condong lembut. Tetapi, terakhir banyak riset mengatakan jika asumsi itu sempit dan cuma merujuk pada kondisi di periode kemarin. Walau sebenarnya, tata bahasa Suroboyoan malah memberi kesan-kesan dekat, asyik, kece, sama dengan anak muda, dan berselera komedi. Tidak itu saja, bahasa Suroboyoan condong egaliter, tidak sulit, tidak kaku, terang-terangan, jujur, serta lebih berani dalam sampaikan pesan.


4. Kulineran Ciri khas Surabaya


Mengulas satu kota berasa kurang komplet bila tidak mengulas mengenai macam kulinerannya yang unik dan mengunggah hasrat. Surabaya juga begitu. Ada banyak makanan ciri khas Surabaya yang hendak berasa lebih nikmat bila dikonsumsi sekalian nikmati situasi kotanya. Makanan ciri khas Surabaya satu diantaranya rawon. Rawon sebagai berkuah yang dikasih potongan daging sapi dengan bumbu uniknya yakni keluak. Rawon Surabaya umumnya disajikan dengan nasi, sambal, tauge mentah, dan krupuk udang sebagai pendamping. Makanan ciri khas Surabaya selanjutnya ialah Rujak Cingur. Diberi nama begitu karena rujak ini diperlengkapi dengan potongan cingur atau moncong sapi yang direbus. Rujak cingur ciri khas Surabaya berisi buah-buahan mulai ketimun sampai kedondong, lalu ditambahkan sayur dan tauge. Buah dan sayur itu selanjutnya disiram dengan bumbu kacang yang ditambahkan petis udang.

5. Festival Jepang Yosakoi


Bukti menarik mengenai Surabaya selanjutnya ialah ada pagelaran Festival Jepang Yosakoi tiap tahun di Balai Kota Surabaya. Festival ini telah diadakan semenjak tahun 2003 dan masih berjalan tiap tahun sampai sekarang ini. 

Dalam festival ini akan diperlombakan tarian Jepang Yosakoi, yakni tari tradisionil dari Kota Kochi di Jepang. Ini terhitung tarian dinamis yang dipentaskan oleh 25 orang pada sebuah team. Beberapa peserta yang turut lomba tari Yosakoi datang dari semua daerah Jawa Timur. Mereka terbagi dalam siswa SD-SMA, perguruan tinggi, sampai warga umum. 6. Jembatan Suramadu Bukti menarik Surabaya selanjutnya yakni ada Jembatan Suramadu atau Surabaya dan Madura. Jembatan Suramadu sebagai jembatan penyeberangan yang menyambungkan di antara Surabaya di Pulau Jawa dengan Pulau Madura. Jembatan namanya sah Jembatan Nasional Suramadu ini dibuat semenjak tahun 2003. Pembangunan usai dan disahkan pada 10 Juni 2009. Jembatan Suramadu terdiri jadi tiga sisi, yakni jalan layang, jembatan penyambung, dan jembatan khusus. Panjang keseluruhannya 5.438 mtr..


7. Bonek


Surabaya mempunyai team sepakbola yang namanya Persebaya Surabaya. Team ini mempunyai supporter fanatik yang menyebut diri Bonek. Bonek ialah ringkasan dari Bondho Ngotot atau modal ngotot. Bonek panggilan untuk supporter pria, sementara supporter wanita namanya Bonita atau Bonek wanita. Istilah Bonek sendiri telah ada semenjak tahun 1988, yang ditampilkan dalam kabar berita sebuah harian pagi di situ. Bonek selalu setia memberikan dukungan tiap laga Persebaya Surabaya, khususnya saat menantang team-team besar seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, atau Arema Malang.


8. Naik Bis Umum Bayar Gunakan Botol Plastik Bukti menarik Surabaya selanjutnya terkait dengan angkutan umum di kota itu. Masyarakat Surabaya cukup bayar dengan botol plastik agar bisa bis umum sebagai fasilitas transportasi. Taktik ini dikeluarkan untuk dua arah sekalian. Pertama mengurai kemacetan dengan menggerakkan masyarakat memakai angkutan umum. Arah ke-2 membuat perlindungan lingkungan dari sampah plastik karena jumlahnya pemakaian botol minum sekali saja pakai. Ide ini sebagai hasil kerjasama anttara Pemerintahan Kota Surabaya dengan PT Daimler Commercial Vehicle Indonesia (DCVI). Armada bis yang dipakai termasuk ramah lingkungan, dengan design low entry memakai mesin Euro 3 OM 906 LA III. Begitu beberapa bukti menarik mengenai Kota Surabaya. Keinginannya kepadatan jalan raya di situ selekasnya terselesaikan hingga bisa nikmati situasi kota tanpa terhalang kemacetan.


9.Taman Kota


Surabaya sebagai salah satunya kota terbersih di Indonesia. Ini dapat disaksikan karena ada taman-taman kota yang teduh hampir di tiap pojok kota yang diperlengkapi sama air mancur yang cantik. Taman kota di Surabaya salah satunya Taman Bungkul, Taman Serasi, Taman Pelangi, Taman Surya, Taman Mundu, Taman Buah Undaan, Taman Jayengrono, dan lain-lain.


Salah satunya taman di Surabaya, Taman Bungkul, pada 2013 mendapatkan penghargaan The Asian Townscape Award 2013 dari Federasi Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai taman terbaik di Asia karena sarananya yang paling komplet dan terintegrasi. Taman itu sebagai teritori ekonomi (sentral PKL), teritori terbuka hijau, taman, teritori disabilitas, internet atau Wifi gratis, dan pengaturan taman yang bagus.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Dan Resep Unik Lontong Balap

 Apa itu lontong balap ? lontong balap adalah masakan khas dari kota surabaya yang bercitarasa petis yang kuat. Surabaya dikenali sebagai Kota Pahlawan yang mempunyai bermacam kulineran ciri khas yang sedap. Satu diantaranya yang menjadi legenda ialah lontong balap. Makanan ini terbagi dalam lontong, tauge, tahu goreng, bawang goreng, kecap dan sambal. Kulineran satu ini pas dinikmari sebagai makan pagi. Jika ingin tahu kenapa namanya lontong balap, situs surabaya.go.id membagi jika riwayat nama lontong balap ini berawal dari tempat berbentuk gentong yang dipikul oleh penjualnya. Baca Juga : Jasa Website Surabaya Jual Pipa Surabaya Konsultan Pajak Surabaya Rombeng Surabaya Travel Surabaya Jogja Supaya tidak ketinggal konsumen, beberapa penjual ini menanggung dagangannya dengan 1/2 lari hingga kelihatan seakan sama-sama balapan. Hal itu yang pada akhirnya menempel pada makanan ini dan melahirkan nama lontong balap. Lontong balap sekarang jadi favorite karena cita-rasanya. Tidak itu saja

Makanan Khas Kota Surabaya Yang Terkenal

 Bila kamu berkunjung Kota Surabaya, ada banyak kulineran lezat yang perlu kamu coba! Berikut beberapa daftarnya: Lontong Balap Kulineran ciri khas Surabaya ini, termasuk sangat menjadi legenda dengan rasanya yang sedap. Nama lontong balap sendiri diberi karena di awal timbulnya beberapa pedagang lari berebutan konsumen setia hingga kelihatan seolah tengah balapan. Lontong Balap Surabaya ini telah ada semenjak tahun 1956 dan datang dari wilayah Kutisari dan Kendangsari dekat Pasar Wonokromo Baca Juga : Sejarah Dan Resep Lontong Balap Resep Lontong Balap juga tak pernah berbeda dari dahulu yaitu memakai lontong, tauge, lentho, tahu, kecap, bawang goreng, dan sambal. Seluruh bahan bahan itu disiram dengan kuah panas dengan rasa renyah pedas dari bawang atau sambal petis. Kekhasan dari Lontong Balap ini ialah jumlah tauge yang banyak dan Lentho atau perkedel singkong tolo sebagai isian. Rawon Rawon menjadi satu diantara sajian terpopuler yang dari Jawa Timur terutamanya wilayah Surabaya.